Bertuturlah cinta
Mengucap satu nama
Seindah goresan sabdamu dalam kitabku
Cinta yang bertasbih
Mengutus Hati ini
Ku sandarkan hidup dan matiku padamu
Bisikkan doaku
Dalam butiran tasbih
Kupanjatkan pintaku padamu
Maha Cinta
Sudah di ubun-ubun cinta mengusik rasa
Tak bisa kupaksa walau hatiku menjerit
Ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu
Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur padamu atas segala cinta
Bisikkan doaku
Dalam butiran tasbih
Kupanjatkan pintaku padamu Maha Cinta
Sudah di ubun-ubun cinta mengusik rasa
Tak bisa kupaksa walau hatiku menjerit
Ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu
Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur padamu atas segala cinta
Cinta...
Ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu
Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur padamu atas segala
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur padamu atas segala cinta
Ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu
Showing posts with label song lyrics. Show all posts
Showing posts with label song lyrics. Show all posts
Wednesday, December 30, 2009
Friday, June 26, 2009
Masih jelas
Beralih musim ke musim
Hati tetap serupa
Tiada yang berubah
Dari hari dikau pergi
Dikau pergi
Penjara... hidup ini penjara
Tanpa ada simpati
Kepada sang kekasih
Yang dilanda, yang dilanda
Kehilangan...
Masih jelas setiap garisan halus
Bila senyuman kau ukirkan untukku
Masih jelas setiap lekuk penjuru
Menghiasi wajahmu
Waktu kau renung aku
Ratib sendu...
Ratib sendu bergetar dalam kalbu
Hingga menitis linang
Dari kelopak mata
Keranaku keranamu dipisahkan
Masih jelas setiap garisan halus
Bila senyuman kau ukirkan untukku
Masih jelas setiap lekuk penjuru
Menghiasi wajahmu
Waktu kau renung aku
Sudah suratan takdir begini
Segalanya sementara
Selagi hayatku masih ada
Kau bertakhta di hatiku
Beralih musim ke musim
Hati tetap serupa
Tiada yang berubah
Dari hari dikau pergi
Dikau pergi
Dikau pergi
Hati tetap serupa
Tiada yang berubah
Dari hari dikau pergi
Dikau pergi
Penjara... hidup ini penjara
Tanpa ada simpati
Kepada sang kekasih
Yang dilanda, yang dilanda
Kehilangan...
Masih jelas setiap garisan halus
Bila senyuman kau ukirkan untukku
Masih jelas setiap lekuk penjuru
Menghiasi wajahmu
Waktu kau renung aku
Ratib sendu...
Ratib sendu bergetar dalam kalbu
Hingga menitis linang
Dari kelopak mata
Keranaku keranamu dipisahkan
Masih jelas setiap garisan halus
Bila senyuman kau ukirkan untukku
Masih jelas setiap lekuk penjuru
Menghiasi wajahmu
Waktu kau renung aku
Sudah suratan takdir begini
Segalanya sementara
Selagi hayatku masih ada
Kau bertakhta di hatiku
Beralih musim ke musim
Hati tetap serupa
Tiada yang berubah
Dari hari dikau pergi
Dikau pergi
Dikau pergi
Subscribe to:
Posts (Atom)
